Tuarek Natkime, Kepala Suku Besar Tembagapura, Papua, pernah menghadiri pertemuan khusus di Jakarta bersama Presiden Indonesia saat itu, Suharto, dan Presiden Freeport Indonesia, Bob Jim Moffett.
Dalam pertemuan tersebut, Suharto berkata kepada Tuarek,
"Saya akan kirim pasukan TNI untuk menjaga keamanan tambang emas, Pak Tuarek."
Kemudian Bob Jim Moffett menyampaikan,
"Saya akan membawa dolar dan membawa Tuarek terbang ke Amerika."
Mendengar itu, Tuarek Natkime menjawab dengan tegas:
"Pertemuan hari ini adalah pertemuan terakhir, karena saya sudah tua. Saya akan mati lebih dulu dalam keadaan miskin, walau saya memiliki kekayaan. Engkau, Suharto, memakai TNI yang telah membunuh di atas emas kami. Dan engkau, Moffett, memakai dolar untuk membayar TNI membunuh kami, pemilik emas ini.
Saya akan menunggu kalian berdua di surga, supaya kita bertiga mendengar keputusan yang adil dan benar dari Tuhan Allah: siapa yang sungguh kaya dan memiliki hidup kekal bersama-Nya, dan siapa yang akan memiliki kematian kekal di neraka."
Repost:Beny Pakege

0 Comments